Menulis Hasil Wawancara Kelas X
Selasa, 26 Maret 2013
STANDAR KOMPETENSI :
Menulis
: 12. Mengungkapkan informasi melalui
penulisan paragraf dan teks pidato
A.
KOMPETENSI DASAR :
12.3 Menulis hasil wawancara ke dalam
beberapa paragraf dengan menggunakan ejaan yang tepat
B.
TUJUAN PEMBELAJARAN :
Siswa dapat:
· Menentukan
topik
· Menyusun
daftar pertanyaan dengan memperhatikan kelengkapan isi (apa, siapa, di mana,
kapan, mengapa, dan bagaimana)
·
Mencatat
pokok-pokok informasi yang diperoleh dari wawancara
· Menuliskan hasil wawancara ke dalam beberapa paragraf
dengan ejaan dan tanda baca yang benar
C.
MATERI PEMBELAJARAN :
Informasi dari narasumber :
a. Pengertian wawancara
b. Tujuan wawancara
c. Langkah-langkah wawancara
d. Menyusun daftar pertanyaan
e. Topik wawancara
f. Petunjuk proses wawancara
g. Penulisan laporan hasil wawancara (Pokok-pokok isi wawancara) menggunaan ejaan dan tanda baca
MATERI:
a. Pengertian
Wawancara:
Adalah salah satu cara untuk memperoleh
informasi mengenai sesuatu/masalah dari narasumber secara interaktif.
Jenis wawancara:
a. Wawancara
serta merta: dilakukan secara spontan dan alamiah
b. Wawancara
dengan petunjuk umum: pewawancara melakukannya dengan membuat kerangka atau
pokok-pokok materi yang akan ditanyakan
c. Wawancara
dengan daftar pertanyaan: pewawancara mengajukan pertanyaan-pertanyaan kepada
narasumber dengan membacakan daftar pertanyaan yang sudah disusun.
b. Tujuan
Wawancara:
Dalam pelaksanaannya wawancara memiliki
beberapa tujuan yaitu;
1. Memperoleh
informasi/data
2. Memperoleh
konfirmasi berita yang berkembang
3. Memperoleh
opini
4. Memperoleh
bahan cerita mengenai human interest, bahan biografi, atau
memperoleh
pengalaman pengetahuan orang lain.
c. Langkah-langkah wawancara
Sebelum melakukan
wawancara sebaiknya mengetahui terlebih dahulu langkah-
langkah wawancara agar
kegiatan dapat berjalan seperti yang diharapkan.
1. Menemukan topik/tema
2. menemukan pokok-pokok
yang akan ditanyakan dalam wawancara
3. Memilih
narasumber/instansi yang akan diwawancarai
4. Menyusun daftar
pertanyaan yang relevan dengan topik wawancara
dilanjutkan dengan
mengevalusi pertanyaan-pertanyaan yang tidak perlu.
5. Melakukan wawancara
dengan sopan santun
6.
Memperhatikan dengan seksama penjelasan dari narasumber
7. Mencatat hasil
wawancara
d. Menyusun daftar
pertanyaan
Daftar pertanyaan perlu disusun terlebih dahulu agar
dalam wawancar memperoleh informasi yang lengkap, yaitu sebagai berikut:
1. Pertanyaan
yang akan didaftar harus sesuai dengan topik yang disepakati dengan narasumber
2. Isinya menanyakan
satu hal dan tidak menyinggung pribadi narasumber.
3. Isi pertanyaan
merupakan jawaban atau rincian lebih lanjut dari topik wawancara.
4. Rumuskan
kalimat tanya dalam bentuk kalimat jelas dan pendek
5. Urutan
pertanyaan dari sederhana sampai komplek atau dari yang umum sampai yang khusus.
e. Topik
wawancara
Topik sangat penting
untuk keberhasilan wawancara. Topik merupakan pokok permasalahan yang akan
dikaji dan dicari informasinya melalui wawancara sehingga penempatannya harus
selektif. Pemilihan topik yang tidak selektif akan merugikan pewawncara karena
informasi yang diperoleh tidak sesuai dengan kebutuhan.
Perhatikan kutipan wawancara
dengan topik “Profesi” berik
f. Petunjuk proses wawancara:
1). Pendahuluan
Membuat janji dengan narasumber dengan menyampaikan
tujuan, materi,
waktu, dan tempat dilaksanakan wawancara.
2). Pembukaan
Awali wawancara dengan pembicaraan ringan terlebih dahulu, jangan
langsung bertanya.
3). Tahap inti
Ajukan
pertanyaan-pertanyaan secara sistematis, singkat dan jelas.
4). Penutup
Akhiri
pertanyaan-pertanyaan secara sistematis, singkat, dan jelas.
5). Buatlah laporan hasil wawancara denan memperhatikan semua jawaban
yang diberikan narasumber.
Sikap yang dianjurkan:
a. Sopan santun
b. Tidak mengurui
dan mengatur narasumber
c. Berani tampil
dan tidak minder
d. Pertanyaan
sesuai dengan topik dan tujuan
e. Mengajukan
pertanyaan secara rinci dan lengkap
f. Kreatif dalam
bertanya
g. Bertanya
dengan jelas dengan gaya berbicara yang sesuai
h. Mengatur
intonasi dan mimik
i.
Penampilan wajar dan sopan
j.
Lancar dalam mengajukan pertanyaan.
g. Penulisan hasil wawancara ( Pokok-pokok) menggunaan ejaan dan tanda baca
Hasil wawancara dapat
digunakan untuk keperluan penelitian, penyusunan skripsi,
tesis, atau
desertasi. Hasil wawancara juga dapat
digunakan oleh redaksi suatu media
masa (wartawan/jurnalis) perusahaan, departeman
atau instansi.
Dua macam model penulisan hasil wawancara:
a. Model dialog
Hasil
wawancara ditulis dalam bentuk tanya jawab. Pertanyaan dan jawaban wawancara
ditulis secar urut dan bergantian.
b. Model Narasi
Hasil wawancara ditulis dalam bentuk esai narasi secara kronologis
sesuai dengan urutan pertanyaan dan jawaban narasumber. Penulisan ini perlu
memperhatikan;
a. Lapora ditulis
berdasarkan pokok-pokok informasi yang ditulis sebelumnya.
b. Laporan harus
menyebutkan narasumber, waktu,dan tempat wawancara.
c. Penulisan
sesuai dengan hasil wawancara obyektif dan faktual
d. Laporan
disusun dengan keterangan yang penting
dan relevan denga topik yang dipilih
e. Tidak
menyampaikan yang bersifat etis dan menyinggung perasan pribadi
f. Laporan dibuat
dalam bentuk kalimat langsung
g. Laporan
disusun dalam bentu paragraf-paragraf
h. Penulisan
laporan harus dengan bahasa yang sedeerhana dan mudah dipahami
i.
Kalimat-kalimat ditulis menggunakan bahasa baku dan
dengan ejaan serta tanda baca yang ebnar.
j.
Laporan disusun denga kaidah yang sesuai untuk
laporan.
Contoh Pertanyaan untuk wawancara bertema profesi yang isinya berkaitan
dengan tugas sebagai petugas pos adalah….
a. Berapa jumlah
rata-rata surat yang bapak anarkan setiap hari?
b. Apakah
kendaraan inventaris itu bapak rawat secara rutin?
c. Mengapa bapak
memilih bekerja sebagai seorang petugas pos?
d. Siapakah yang
mendorong bapak mengantarkan surat tugas itu?
e. Bagaimana cara
bapak mengatur waktu dan lokasi?
f. dll
Tentang Esti
Keseharian disibukkan dengan membimbing anak-anak didiknya dan 3 anak di rumahnya yang lapang di Sukoharjo. Setelah menyelesaikan pendidikan S2 UNS digunakan waktunya untuk kegiatan-kagiatan karya dan penikmat seni dan sastra. Baginya hidup sebuah keikhlasan dan tanggungjawab yang ternyata mampu jadi teman setia untuk setiap langkah-langkahnya.





0 comments:
Posting Komentar